Sunday, 24 March 2013

Fire with Fire




Fire with Fire

-----------------



Film ini dibintangi oleh aktor dan aktris yang cukup punya nama misalnya Bruce Willis, Josh Duhamel dan Rosario Dawson serta penyanyi rap 50 cent sebagai cameo namun sayangnya kurang digarap dengan bagus dan mungkin cocoknya hanya sebagai film lepas untuk konsumsi TV. Mungkin hal tersebut merupakan penyebabnya sehingga bioskop 21 tidak menayangkan film ini dan hanya Blitzmegaplex yang memutarnya.

Jeremy Colemen (Josh Duhamel) adalah seorang yang bekerja sebagai pemadam kebakaran di kota Long Beach, California. Sepulang dari kerja mampir ke toko langganannya untuk membeli beberapa keperluannya. Berada di tempat yang salah dan waktu yang salah, itulah yang sedang terjadi padanya. Tiba-tiba masuk kedalam toko seseorang bernama Hagan (Vincent D’Onofrio) dan kelompoknya. Mereka ingin merebut toko tersebut dan memaksa untuk menjualnya. Namun tak disangka Hagan malah membunuh pemilik toko dan anaknya. Jeremy yang juga ditodong oleh pistol dan akan dibunuh juga karena mengetahui aksi mereka, berhasil meloloskan diri.

Mike Cella (Bruce Willis) adalah polisi yang menangani kasus tersebut dan ada dendam pribadi terhadap Hagan. Rekan kerjanya dan istrinya dibunuh juga oleh Hagan yang merupakan kepala geng Aryan tanpa bisa menangkapnya karena tidak ada bukti dan saksi. Bruce Willis bermain biasa saja dan tidak istimewa karena sutradaranya kurang menggarapnya dengan baik. Skenario ceritanya juga lemah sehingga seorang bintang besarpun tidak bisa menunjukkan kelasnya. Seharusnya karakter Bruce Willis ditambah dengan menunjukkan upaya-upayanya dalam memerangi Hagan sehingga dendam dan emosinya bisa tampil.

Cela memasukkan Jeremy dalam program perlindungan saksi yaitu memindahkannya ke kota New Orleans, Los Angeles dengan memakai identitas baru dan alamat rumah baru. Salah satu polisi pelindungnya adalah Talia (Rosario Dawson). Rupa-rupanya dia dan Jeremy menjalin hubungan kasih. Kelemahan film ini adalah tidak ditunjukkan apakah mereka berpacaran sebelum peristiwa itu terjadi atau setelah ikut dalam program perlindungan saksi. Jadi gregetnya kurang untuk menunjukkan keintiman hubungan mereka.

Hagan mengirim anak buahnya untuk memburu Jeremy dan Talia. Penampilan Hagan kurang garang dan kurang seram seolah-olah sebagai pekerja kantoran saja dan bukan kepala geng Aryan. Walaupun di awal ditampilkan karakter Talia yang kuat dan maniri layaknya seorang polisi tetapi selanjutnya tidak demikian. Cara berkelahinya kurang bisa dan cenderung cengeng di akhir film. Talia disandera oleh Hagan di suatu tempat. Jeremy berusaha menyelamatkannya seorang diri. Dia melaburkan cairan bensin pada lorong pabrik dan jalanan anak tangga sebelum mereka datang. Kelemahannya adalah pada saat mereka datang dan melewati lorong serta anak tangga tidak tahu dan tidak tercium bau bensin atau basahnya tempat tersebut.

Josh Duhamel bermain biasa saja dan tidak seheboh pada saat dirinya bermain dalam film Transformer. Spesial efek kebakarannya juga ditampilkan biasa saja terutama saat di dalam ruangan, suatu saat yang terlihat terbakar hanyalah sebagian kecil saja. Demikian juga Josh yang tiba-tiba sudah memakai pakaian seragam pemadam kebakaran plus helmnya. Entah dapat dari mana asalnya, sesuatu yang janggal. Ditambah lagi kapak yang ada dipinggang, pada adegan tertentu terlihat namun pada adegan lain tidak tampak walaupun saling berkelahi namun tiba-tiba digunakan untuk membunuh. Di akhir cerita juga tiba-tiba ada mobil pemadam kebakaran yang sudah ada di depan pabrik, cepat sekali datangnya.


No comments:

Post a Comment