Thursday, 23 July 2015

Terminator Genisys



Terminator Genisys
------------------------

Film ini merupakan seri kelima dari serial The Terminator yang pertama kali dirilis pada tahun 1984. Lalu seri kedua berjudul The Judgment Day muncul pada tahun 1991. Kemudian seri ketiga berjudul Rise of The Machines hadir pada tahun 2003. Selanjutnya seri keempat berjudul Salvation tayang pada tahun 2009. Semuanya dibintangi oleh Arnold Schwarzenegger kecuali untuk seri keempat digantikan oleh Christian Bale.
 

Cerita dalam film ini akan mengacau balaukan kisah yang sudah ada sebelumnya atau dengan makna positif dapat diartikan dengan istilah reboot. Ya ceritanya akan berbeda mengenai latar belakang sang tokoh walaupun robotnya masih sama.

 

Pada tahun 2029 terjadi penyerangan yang dilakukan John Connor (Jason Clarke) dan pasukannya ke pusat Skynet yang merupakan pengendali robot-robot. Skynet yang kalah dengan segera mengirim robot T800 (Arnold muda) melalui mesin waktu menuju tahun 1984 untuk membunuh Sarah Connor (Emilia Clarke) yang merupakan ibu John. Dengan membunuh sarah maka tidak akan ada John dan Skynet tidak akan kalah.
 

Disini mulai terlihat cerita yang membingungkan. Pada saat T800 (Arnold muda) tiba ternyata sudah ada T800 (Arnold tua) yang tiba lebih dulu. Namun Arnold tua justru mempunyai misi menyelamatkan Sarah. Dia datang pada saat sarah masih kecil dan orang tuanya terbunuh. Tidak jelas siapa yang membunuhnya apakah robot atau siapa. Yang jelas sarah dibesarkan oleh Arnold tua yang dipanggilnya ‘pap’ atau papi.
 

Ada juga robot T1000 (Lee Byung Hun) yang juga sudah ada di sana. Hal ini semakin membingungkan karena robot jenis ini sudah muncul dalam seri keduanya dengan tubuh polisi dan tewas. Sejak kapan berada disana tidak jelas.
 

John mengirim Kyle (Jai Courtney) untuk membuntuti Arnold muda dan menyelamatkan Sarah. Namun ternyata Kyle adalah calon suami Sarah dan ini berarti dia adalah ayah dari John. Demikian juga ketika Kyle bertemu dirinya sendiri sewaktu masih kecil dengan mengucapkan kata ‘Genesys adalah Skynet’.

John pun ternyata sudah ada di tempat yang sama dengan menjadi pemimpin perusahaan Skynet. Cukup rumit untuk dapat diterima akal karena ceritanya seperti benang mbulet. Penonton akan dipaksa berpikir keras untuk dapat menjalin untaian cerita yang tak beraturan dengan model melompati waktu.
 

Rupa-rupanya John berubah menjadi robot hybrid akibat dari pengaruh Skynet yang ternyata masih hidup. Lalu mengirim dirinya sendiri untuk membunuh ibunya. Tentu saja perlawanan dilakukan oleh Sarah, Kyle dan Arnold tua.
 

Alur cerita seperti dipaksakan dengan adanya mesin waktu yang dibuat oleh Sarah. Padahal sarah adalah gadis biasa dan bukan seorang ilmuwan. Demikian juga penampilan Arnold tua yang merupakan robot, seharusnya dia tetap berwajah muda dan tidak berpengaruh terhadap penuaan kulit. Arnold tua yang sudah tewas dan terendam cairan alloy namun ternyata bisa hidup lagi bahkan makin kuat dan mampu berubah bentuk. Padahal seharusnya dia menjadi lebur dan cair. Pada akhirnya mereka dapat mengalahkan John dengan meledakkan gedung Genesys.
 

Kelebihan dalam film ini adalah dapat membuat wajah dan tubuh Arnold menjadi lebih muda. Bantuan CGI mampu menyempurnakan penampilannya dan seperti aslinya. Pertarungan dan pertempuran terlihat begitu bagus dan heboh namun sebagian besar sudah pernah kita lihat pada film seri sebelumnya.
 

Arnold bermain dengan baik dan memang terlihat tua untuk perannya saat ini mengingat usianya sudah 68 tahun. Dengan permainan teknik kamera yang baik maka tidak terlalu kelihatan bila kondisinya lemah dan ringkih. Emilia Clarke bermain lumayan namun sayang postur tubuhnya yang kecil dan pendek kurang mendukung karakter yang dimainkannya. Kadang-kadang terlihat masih anak-anak. Jay Courtney bermain lumayan. Jason Clarke juga bermain lumayan walau tidak bisa dibilang bagus.
 

Sebagai hiburan di musim liburan dapat ditonton dengan segala kegembiraan walaupun tetap harus berpikir keras untuk mendalami ceritanya.


No comments:

Post a Comment