Saturday, 12 January 2013

Gangster Squad




Gangster Squad
-----------------

Bila anda penggemar film The Untouchables nya Kevin Costner maka anda pasti akan suka film ini. Gangster Squad diangkat dari sebuah kisah nyata tentang mafia yang terjadi pada tahun 1949 yang berlokasi di Los Angeles Amerika Serikat. Disutradarai oleh Ruben Fleischer yang bisa dibilang masih muda yaitu baru berumur 38 tahun. Walaupun masih muda namun aktor dan aktris yang diarahkannya adalah kelas wahid. Rencananya film ini dirilis pada tanggal 7 September 2012 namun karena ada kejadian penembakan penonton Batman di bioskop Aurora Colorado maka ditunda menjadi tanggal 11 januari 2013.

Mickey Cohen (Sean Penn) adalah seorang kepala mafia yang menguasai banyak bisnis diantaranya narkoba, prostitusi, klub malam dan perjudian. Dia kejam, bahkan tak tanggung-tanggung membunuh bawahannya sendiri bila melakukan kesalahan. Dia rakus akan kekuasaan, bahkan mitra bisnisnyapun dibunuh untuk merebut wilayah kekuasaannya.  Dia licik, untuk melancarkan bisnisnya menyuap kepala polisi, ketua hakim dan pejabat-pejabat. Jadi siapa yang tidak takut mendengar nama besar Mickey Cohen ? Termasuk polisipun tidak ada yang berani mengganggunya. Bahkan dia tak segan-segan memukul polisi dihadapan polisi-polisi lainnya.

Namun tidak semua polisi bersifat korup juga masih bersih dan salah satunya adalah Sersan John O'Mara (Josh Brolin) yang merupakan anggota kepolisian LAPD. Dia berusaha menangkap anggota-anggota mafia kelompok Mickey namun sayangnya justru atasannya dan ketua hakim yang telah disuap membebaskannya.

Kepala polisi Parker (Nick Nolte) yang mengetahui sepak terjang John dalam memberantas jaringan Mickey menawari sebuah tugas yaitu menjadi sebuah "gangster" untuk melawan gangster pimpinan Mickey. Misinya adalah mengusir Mickey dari kota Los Angeles. Sebagai kelompok rahasia, hal ini berarti John harus meninggalkan lencana polisi, dampak dan resiko ditanggung sendiri. Bila misi berhasil maka tidak ada penghargaan yang diterima dan bila misi gagal maka nyawa akan melayang.

John setuju dan membentuk tim kecil beranggotakan 5 orang yaitu Jerry Wotters (Ryan Gosling), Max Kennard(Robert Patrick), Navidad (Michael Pena), Conway Keller (Giovanni Ribisi), Colleman Haris (Anthony Mackie). Pemilihan orang-orang tersebut dibantu oleh istri John yang sedang hamil tua. Bukan karena yang terpintar atau terbaik yang dipilih melainkan karena yang unik. Jerry merupakan teman sekantor yang tahu banyak tentang Mickey. Max yang jago menembak dengan tepat sasaran. Navidad merupakan pasangan kerja Max yg sebenarnya tidak dipilih namun terlanjur mendengar percakapan mereka. Conway yang jago elektronik termasuk melakukan penyadapan suara. Colleman yang pandai menggunakan senjata pisau.

Gebrakan pertama mereka adalah menyerang tempat perjudian Dincara Farm di daerah Burbank. Sayangnya ada polisi disana dan terjadi perlawanan tembak-menembak sehingga John dan Colleman tertangkap serta dipenjara. Jerry berhasil mengeluarkan mereka dari penjara. Mereka melanjutkan serangan-serangan di tempat lain dan membakar uangnya juga menyabotase pengiriman narkoba. Hal ini membuat Mickey marah dan kalang kabut karena tidak mengira ada yang berani melawannya.

Tak disangka ternyata Jerry menaruh hati kepada Grace (Emma Stone) yang merupakan asisten pribadi sekaligus kekasih Mickey yang diakuinya sebagai pengajar etika kepribadian. Grace juga menangkap sinyal tersebut padahal Jerry mengaku sebagai penjual Alkitab. Jalinan cinta mereka terjadi tanpa sepengetahuan Mickey.

Mickey curiga bila di dalam rumahnya dipasang penyadap suara. Akhirnya ketahuan juga penyadap suara itu. Grace memutuskan melarikan diri dan menemui Jerry. Atas kebaikan Jack, Grace ditampung dirumahnya. Pada saat mereka berdua akan pergi keluar kota, Mickey muncul dan berhasil membunuh Jack. Untungnya Grace lolos.

Mickey melakukan penjebakan melalui alat penyadap seolah-olah ada transaksi narkoba di daerah China Town. John nyaris celaka terkena ledakan, untung diperingatkan oleh Jerry. Kelompok Mickey berhasil membunuh Conwey yang tidak ikut dalam penyerangan dan berusaha membunuh istri John dengan hujan tembakan di rumahnya.

Mickey sembunyi di hotel Ambassador yang semua kamarnya disewa olehnya. John mengejarnya dengan berbekal surat penangkapan karena membunuh Jack dengan saksinya yaitu Grace. Tidak semudah itu untuk menangkapnya dan terjadi tembak-menembak antara kedua belah pihak. Mickey berhasil lolos dan keluar dari hotel. John mengejarnya sampai pada akhirnya terjadi perkelahian tangan kosong di sebuah taman. John berhasil menang dan Mickey tidak dibunuh tetapi dimasukkan dalam penjara.

Film ini cukup menarik dengan nuansa klasik era 40 an yaitu cara berpakaiannya, tata riasnya, mobilnya dan senjatanya. Adegan tembak-menembak di dalam hotel Ambassador ditampilkan dengan bagus, selongsong peluru, pecahan vas, gelas dan pernak-perniknya hancur lebur digambarkan dengan wah.

Karakter Josh Brolin kadang tampak terlihat tua untuk ukuran seorang suami yang akan punya anak bayi. Penampilan Ryan Gosling cukup baik tapi tidak istimewa misalnya pada saat sedih temannya tertembak, ekspresi wajahnya kurang mengharu biru. Mungkin karena wajahnya yang tampan sehingga kesannya wajah sedihnya tertutupi. Emma Stone memerankan sosoknya dengan baik, menunjukkan bukan seorang wanita nakal tapi berkelas. Sean Penn  tampil gemilang dan penuh penghayatan. Didukung dengan tata rias yang baik tampak dia berakting sesuai kelasnya, matanya, kerutan wajahnya, cara bicaranya benar-benar tampil penuh.

Sebenarnya alur ceritanya sederhana kalau tidak boleh dibilang sebagai kekurangan dari film ini. Jalan ceritanya mudah ditebak dan sudah tahu apa yang akan terjadi. Tidak susah untuk mencerna karena ritmenya datar. Unsur komedi sekali-kali muncul dalam film ini sehingga penonton bisa tertawa dan tidak bosan karena durasinya hampir dua jam.

1 comment: